Bank bukan satu-satunya lembaga keuangan yang memberikan pinjaman kepada masyarakat saat ini. Anda dapat mencoba pinjaman online terbaik untuk mendapatkan uang baru saat Anda membutuhkannya.

Pinjaman online dari perusahaan fintech yang juga dikenal sebagai financial technology telah menjadi bagian dari sektor keuangan Indonesia sejak tahun 2016. Jenis perusahaan fintech yang terkenal adalah perusahaan peer-to-peer (P2P) karena pemberi pinjaman adalah investor yang ingin menumbuhkan modal.

Manfaat mengajukan pinjaman dengan Pintek
Bank bukan satu-satunya lembaga keuangan yang memberikan pinjaman kepada masyarakat saat ini. Anda dapat mencoba pinjaman online terbaik untuk mendapatkan uang baru saat Anda membutuhkannya.

Pinjaman online bunga rendah dari perusahaan fintech yang juga dikenal sebagai financial technology telah menjadi bagian dari sektor keuangan Indonesia sejak tahun 2016. Jenis perusahaan fintech yang terkenal adalah perusahaan peer-to-peer (P2P) karena pemberi pinjaman adalah investor yang ingin menumbuhkan modal . .

Apakah orang tua Pinter ingin mencoba pinjaman alternatif modern ini? Baca informasinya sampai habis!


Kredit terbaik di internet

Platform pinjaman online yang lebih baik dan lebih cepat memiliki banyak keunggulan dibandingkan bank.

Pertama, persyaratan untuk mengajukan pinjaman online relatif sederhana, karena calon peminjam tidak perlu memiliki kartu kredit dan persyaratan verifikasi BI. Riwayat kredit seringkali menjadi alasan mengapa bank menolak untuk mengajukan pinjaman.

Kedua, proses pelunasan pinjaman juga berkurang dari 24 jam menjadi 3 hari. Orang tua dapat membandingkan dengan batas waktu pembayaran bank (2 minggu).

Hal ini dapat dilakukan melalui aplikasi smartphone, sehingga proses pengajuan pinjaman menjadi lebih praktis dan mudah. Anda tidak perlu pergi langsung ke cabang.

Tips memilih pinjor terbaik
Untuk menghindari menjadi korban perusahaan pinjaman palsu yang merugikan Anda, pertama-tama simak beberapa tips memilih pinjaman online terbaik 2020 di bawah ini!

  1. Resmi menjadi perusahaan fintech di OJK. Terdaftar
    Hanya mitra FinTech terpilih yang terdaftar secara sah di Otoritas Jasa Keuangan. Artinya, perusahaan FinTech diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) untuk kegiatan usahanya. Ini akan memastikan kepatuhan yang tepat terhadap semua aturan dan peraturan perlindungan konsumen.

Daftar perusahaan fintech resmi dapat dilihat di Parent Pinters di situs web Asosiasi Pembiayaan Fintech Indonesia (AFPI), yang membawahi semua perusahaan berlisensi fintech.

  1. Menyediakan layanan pelanggan
    Pilih FinTech dengan layanan pelanggan yang memberi Anda akses mudah ke alamat kantor Anda kapan saja melalui telepon, smartphone, atau email. Dengan cara ini, Anda bisa mendapatkan dukungan langsung jika terjadi masalah. Fintech palsu biasanya tidak memiliki layanan pelanggan.
  2. Situs web dan aplikasi yang aman
    OJK menginginkan para pemberi pinjaman online berbunga rendah terbaik untuk memberikan jaminan keamanan di situs mereka. Hal ini dilakukan melalui berbagai langkah keamanan untuk situs web dan database untuk memastikan perlindungan data pelanggan.

Sistem yang digunakan oleh perusahaan harus lulus sertifikasi ISO teknologi informasi dari lembaga yang terakreditasi dan lolos kontrol.

  1. Perusahaan Fintech memiliki alamat yang jelas
    Jangan tergiur dengan suku bunga rendah dan pembayaran cepat untuk perusahaan fintech. Lakukan pengecekan secara menyeluruh, terutama mengenai alamat kantor Anda.

Semua badan hukum yang terdaftar di FinTech OJK memiliki kantor fisik di mana Anda dapat dengan mudah menemukan alamat Anda.

  1. Temukan informasi tentang data yang Anda butuhkan
    Induk Pinter harus menyadari bahwa perusahaan fintech hanya dapat mengakses tiga titik: lokasi, kamera, dan mikrofon (lokasi, mikrofon, kamera).

Perusahaan fintech yang sah dan terpercaya di bawah pengawasan OJK tidak melakukan pengungkapan data nasabah.

  1. Cari informasi tentang bunga pinjaman
    Pasti semua orang ingin bekerja dengan perusahaan pinjaman online suku bunga rendah. Sebaiknya Anda tidak terburu-buru untuk mengajukan pinjaman sebelum mengetahui berapa tingkat suku bunga yang Anda pinjam.

Menurut peraturan OJK, perusahaan fintech hanya dapat mengklaim bunga hingga 0,8% per hari. Selain itu, jika bunga dikenakan atas pinjaman, dilarang melebihi 100% dari jumlah pinjaman.